Pembahasan
- “Anakku pandai tapi tak percaya Tuhan”
- Pentingnya pendidikan Katolik
- Prinsip pendidikan Katolik
- 1. Diinspirasikan oleh visi adikodrati
- 2. Didirikan atas dasar antropologi Kristiani
- 3. Dihidupi oleh kesatuan persekutuan dan komunitas
- 3.1. Sekolah Katolik sebagai suatu komunitas iman untuk mewujudkan nilai-nilai Kristiani
- 3.2 Sekolah Katolik harus merupakan sekolah dengan atmosfir kekeluargaan
- 3.3. Sekolah Katolik harus melibatkan para orang tua dalam proses pendidikan
- 3.4 Sekolah Katolik adalah sekolah yang menerapkan/ menekankan dialog yang wajar
- 3.5. Sekolah Katolik adalah komunitas pendidikan yang bercirikan Katolik
- 4. Diresapi oleh pandangan Katolik di seluruh kurikulumnya
- 5. Didukung oleh kesaksian Injil
- 5.1. Seorang Katolik yang melaksanakan imannya, yang mempunyai ketaatan kepada Gereja dan menghidupi kehidupan sakramental Gereja.
- 5.2. Seorang yang dapat menjadi teladan dalam hal iman, kebajikan dan kasih
- 5.3. Seseorang yang menjalankan semangat Injil: berpihak kepada yang lemah
- 5.4. Seseorang yang menjalankan tugas panggilan sebagai guru dengan suka cita!
- Kesimpulan
“Anakku pandai tapi tak percaya Tuhan”
Ini adalah keluhan seorang ibu di zaman ini, yang mungkin pernah juga Anda dengar. “Anakku pandai tapi sekarang ia jadi tak percaya Tuhan.” Anak perempuan ibu ini, yang berusia sekitar 14 tahun, termasuk anak yang kritis dan pandai luar biasa, sehingga di sekolahnya ia termasuk dalam kelas istimewa, yang dikhususkan untuk anak-anak super pandai. Namun kebanggaan sang ibu juga dibarengi dengan rasa prihatin yang sangat, sebab kepandaian anak itu diikuti dengan sikap penolakan akan Tuhan. Sang anak yang gemar membaca itu, telah melahap berbagai macam buku, baik tentang filosofi modern maupun tentang aneka tokoh dan peristiwa di dunia, yang menghantarnya kepada keyakinan itu. Sang ibu tak berdaya, dan mulai bertanya-tanya, apakah kesalahannya sehingga ia gagal mewariskan iman kepada anaknya? Siapakah yang bersalah dalam hal ini, sang ibu, ataukah sekolahnya, sehingga anak itu tidak lagi mengakui adanya Sang Pencipta?
Pentingnya pendidikan Katolik
Sejujurnya masalah ibu itu bukannya tidak mungkin, akan menjadi masalah umum bagi para orang tua, baik di masa ini maupun di waktu mendatang, jika baik pihak orang tua, sekolah maupun Gereja tidak segera menyikapinya dengan bijak. Pendidikan anak memang pertama-tama merupakan tanggung jawab orang tua, namun sekolah maupun Gereja, juga terlibat di dalamnya. Pentinglah bagi kita semua untuk memberikan perhatian kepada masalah pendidikan anak, karena kita semua bertanggung jawab untuk membekali generasi penerus kita dengan pengetahuan dan iman, agar mereka kelak dapat menjadi orang-orang yang tidak hanya pandai, namun juga berhati mulia sebagai anak-anak Tuhan. Anak-anak perlu diarahkan agar tidak hanya memikirkan kepentingan diri sendiri tetapi kepentingan orang lain juga; agar mereka tidak hanya mengejar kebaikan dalam kehidupan di dunia ini, tetapi juga di kehidupan yang akan datang. Pendeknya, anak-anak dididik agar menjadi semakin menyerupai Kristus.