Tampilkan postingan dengan label Komuni. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Komuni. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 20 Juni 2015

Cara menerima komuni yang benar


1.    Dengan Mulut/ lidah
o  Berjalanlah ke hadapan Pastor/ petugas Prodiakon dengan tangan terkatup.
o  Sesaat sebelum giliran anda menyambut Hosti, anda maju dan tundukkanlah kepala anda dengan hormat untuk menghormati Kristus yang hadir dalam rupa Hosti kudus.
o  Ketika Pastor/ Prodiakon mengangkat hosti dan mengatakan “Tubuh Kristus”, pandanglah Hosti itu katakanlah “Amin” (artinya, Saya percaya)
o  Bukalah mulut anda dengan posisi lidah yang pantas agar Pastor/ petugas Prodiakon dapat meletakkan Hosti pada lidah anda.
o  Sambil anda kembali ke tempat duduk anda, anda dapat mengunyah Hosti itu, ataupun membiarkan Hosti itu hancur di mulut anda.

Komuni Pertama

Komuni Pertama merupakan salah satu kesempatan paling suci dan terpenting dalam kehidupan seorang Katolik. Momen ini adalah pertama kalinya seseorang menerima Sakramen Ekaristi Kudus, yang merupakan makanan rohani berupa roti dan anggur yang telah dikonsekrasikan. Umat Katolik percaya waktu roti dan anggur di-konsekrasikan, mereka menjadi tubuh dan darah Yesus Kristus. Kebanyakan anak Katolik menerima Komuni Pertama mereka ketika mereka berusia 7 atau 8 tahun, karena pada usia ini seseorang dianggap sudah bisa bernalar.

PERSIAPAN

Bagi siapapun yang hendak menerima komuni, orang itu harus dianggap tidak berdosa dan dalam keadaan rahmat. Secara tradisional, anak-anak Katolik akan membuat pengakuan dosa pertama mereka, juga disebut Sakramen Tobat, seminggu sebelum menerima Komuni Pertama mereka. Pada pengakuan dosa, anak itu akan memberitahu dosa dan kejahatan kepada imam dan menerima penebusan dosa. Penebusan dosa biasanya adalah beberapa doa untuk dibacakan segera setelah meninggalkan kamar pengakuan. Setelah ini, anak dianggap terbebas dari dosa , dan dia siap untuk menerima Komuni Pertama .