Tampilkan postingan dengan label 0 wedang jahe community. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 0 wedang jahe community. Tampilkan semua postingan

Senin, 24 Agustus 2015

Lebih Jauh Mengenai BUNDA MARIA

Pada Tanggal 22 Agustus 2015 lalu dalam acara komunitas Wedang Jahe telah diadakan pembahasan mengenai Bunda Maria. Begitu banyak hal-hal yang belum diketahui umat Katolik Paroki Bunda Maria. Kita tunggu acara bulan depan dengan topik yang menarik  yaitu mengenai GEREJA.

Pembahasan mengenai Bunda Maria kali ini materinya adalah sebagai berikut:

MARIA,

Bunda Allah

Bunda Gereja

Bunda kita

Senin, 27 Juli 2015

SYAHADAT IMAN

Syahadat Nicaea-Konstantinopel
Syahadat Para Rasul
1 : Kami percaya akan satu Allah,
     BAPA yang mahakuasa,
     pencipta langit dan bumi,
     dan segala sesuatu yang
kelihatandan tak kelihatan,
Aku percaya akan Allah,
     BAPA yang mahakuasa,
     Pencipta langit dan bumi.
2 : Dan akan satu TUHAN
     YESUS  KRISTUS,
     Putra Allah yang tunggal,
     Ia lahir dari Bapa sebelum
segala abad.
     Allah dari Allah,
     Terang dari Terang,
     Allah benar dari Allah benar.
     Ia dilahirkan, bukan dijadikan,
     sehakekat dengan Bapa;
Segala sesuatu dijadikan oleh-Nya.

Ia turun dari surga untuk kita manusia dan untuk keselamatan kita.
     Ia dikandung dari Roh Kudus,
Dilahirkan oleh Perawan manusia dan menjadi manusia.

     Ia pun disalibkan untuk kita,
     waktu Pontius Pilatus.
     Ia menderita sampai wafat
     dan dimakamkan.
     Pada hari ketiga Ia bangkit,
     menurut Kitab Suci.
     Ia naik ke surga,
     duduk di sisi Bapa.
     Ia akan kembali dengan mulia,
mengadili orang yang hidup dan yang mati;
     kerajaan-Nya takkan berakhir.

Dan akan YESUS KRISTUS,
Putra-Nya yang tunggal, Tuhan kita.
    
   







     yang dikandung dari Roh Kudus,
dilahirkan oleh Perawan Maria.
    
    


     Yang menderita sengsara
dalam pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan,
     wafat,
     dan dimakamkan.
Yang turun ke tempat penantian,
     pada hari ketiga bangkit
     dari antara orang mati.
     Yang naik ke surga, duduk di sebelah kanan Allah Bapa
     yang mahakuasa,
     dari situ Ia akan datang,
     mengadili orang yang hidup
     dan yang mati.
3 : dan akan ROH KUDUS,
Aku percaya akan ROH KUDUS,
4 : Ia Tuhan yang menghidupkan,
Ia berasal dari Bapa dan Putra.
     Yang serta Bapa dan Putra
     disembah dan dimuliakan;
Ia bersabda dengan perantaraan para nabi.

5 : dan akan GEREJA
     yang Satu, Kudus, Katolik,
     dan Apostolik.

GEREJA Katolik yang Kudus,
6 : Kami mengakui satu pembaptisan
     akan penghapusan dosa.
     Aku menantikan kebangkitan
orang mati dan hidup di akhirat.
AMIN
persekutuan para kudus,
     pengampunan dosa,
     kebangkitan badan,

     kehidupan kekal.


AMIN


YESUS KRISTUS SUNGGUH ALLAH – SUNGGUH MANUSIA

Hampir 239 tahun (akhir th. 200 th. 451) Bapa-bapa Gereja dan para Uskup merumuskan ajaran iman tentang pokok iman katolik dalam rumusan SYAHADAT IMAN AKAN ALLAH TRITUNGGAL MAHAKUDUS.

Termasuk dalam rumusan SYAHADAT IMAN tersebut dirumuskan pula ajaran (pengakuan) iman akan GEREJA dan buah dari keselamatan Allah.

Berkaitan dengan pengakuan iman akan YESUS KRISTUS, sepanjang sejarah Gereja, dari th. 325 (Konsili Nicaea) hingga th. 1996 (Paus Yohanes Paulus II) ada 44 dokumen Gereja yang berbicara tentang iman akan YESUS KRISTUS, PENYELAMAT.

Dalam rumusan SYAHADAT IMAN Konsili Niaea-Konstantinople dirumuskan beberapa pokok iman yang mendasar berkaitan dengan YESUS KRISTUS à “… Kami percaya akan Yesus Kristus …” 


SYAHADAT IMAN

SYAHADAT IMAN
(Disebut juga SIMBOLA IMAN)

(Dalam bahasa Latin: CREDO)

SIMBOLA/SIMBOLON IMAN

·        Dari bahasa Yunani: SUMBOLON à menggambarkan separuh dari benda yang utuh yang dipecahkan menjadi dua (umpamanya segel), yang dipakai sebagai tanda pengenal. Kedua bagian itu dihubungkan untuk memeriksa identitas pemakai.

·        Adalah tanda pengenal & tanda persekutuan untuk orang beriman.

·        Simbolon juga berarti himpunan/ringkasan/ikhtisar. Dalam SIMBOLON IMAN diringkaskan kebenaran-kebenaran iman yang pokok.

·        Oleh karena itu SIMBOLON IMAN dipakai sebagai pegangan pertama; sebagai teks pokok katekese.

·        Katekismus Gereja Katolik (KGK) no. 188