Tampilkan postingan dengan label Kebangkitan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kebangkitan. Tampilkan semua postingan

Senin, 11 Mei 2015

Kemana Yesus Pergi?

Empat puluh hari setelah Yesus menderita sengsara dan wafat, Ia membuktikan dengan banyak tanda bahwa Ia telah bangkit dari antara orang mati. Ia menampakkan diri kepada  para rasul-Nya dan berbicara kepada mereka tentang Kerajaan Allah.

Ketika masih bersama mereka, Ia berkata: “Jangan meninggalkan Yerusalem. Tunggulah di sini hingga Bapa menganugerahkan Roh Kudus kepadamu, seperti yang telah Aku katakan sebelumnya bahwa Bapa telah menjanjikannya. Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus.”

Setelah Yesus berkata demikian dan sementara mereka memandang-Nya, Ia terangkat ke langit.

Pertanyaan yang banyak dilontarkan kepada saya ialah: “Ke mana Yesus pergi?” Apakah Ia masih melayang-layang di angkasa, mungkin telah melewati planet Yupiter atau bahkan mungkin telah melewati sistem perbintangan Alpha Centauri?

Kebangkitan Berarti Kehidupan yang Mulia

Dalam Syahadat Para Rasul kita mendaraskan, “Aku percaya akan kebangkitan badan”. Saya tidak pernah sungguh mengerti apa itu artinya. Apakah kita akan memiliki tubuh yang sama? Mohon penjelasan.
~ seorang pembaca di Burke

Pertanyaan ini segera membawa saya kepada kenangan ketika saya masih di SMP Washington Irving dan seorang teman menunjukkan kepada saya sebuah majalah rohani dari gerejanya yang menggambarkan akhir dunia dan kebangkitan orang mati. Dalam bentuk “buku komik”, majalah tersebut melukiskan orang-orang keluar dari kubur dan makam - sekurangnya, suatu gambar yang cukup mengerikan, khususnya dari sudut pandang seorang siswa sekolah menengah. Seturut berjalannya waktu dan berkembangnya pemahaman teologis saya, sekarang saya lebih berharap bahwa jika saya bangkit dari mati, Tuhan membuat sedikit perbaikan atau penyempurnaan terhadap tubuh saya ini sebelum saya melewatkan sepanjang kekekalan hidup saya dengan tubuh ini.