Senin, 18 Mei 2015

Novena Roh Kudus 15 – 23 Mei 2015

Syukur atas karya-karya Roh Kudus dalam membimbing Arah Dasar Keuskupan Banjarmasin

              
Pentakosta (bhs. Yunani) adalah hari kelimapuluh sesudah Paskah. Bagi orang Kristen, Pentakosta adalah pesta peringatan turunnya Roh Kudus atas Para Rasul di Yerusalem pada hari ke-50 sesudah kebangkitan Yesus. Pentakosta adalah hari kelahiran Gereja. Sebelum merayakan Pentakosta, Gereja biasanya mempersiapkan diri memohon karunia Roh Kudus dengan mengadakan Novena.  Novena adalah bentuk kebaktian selama sembilan hari berturut-turut, bersama-sama atau sendiri-sendiri, untuk memperoleh rahmat khusus. Dasar Gereja menganjurkan Novena adalah doa para rasul selama sembilan hari di Yerusalem (lili Kjs.2).
               Pada kesempatan Novena Pentakosta tahun ini, kita bersama seluruh umat di Keuskupan Banjarmasin memohon Roh Kudus agar membantu kita semakin memahami arah dasar keuskupan. Setelah bersama-sama mengkonsistensikan, kita mulai melangkah untuk semakin mengetahui, memahami, menghayati dan mewujudkan iman kita dalam terang Roh Kudus. Maka dari situ, kita bersama-sama secara khusus memohon agar Allah berkenan mengutus Roh Kudus-Nya untuk memampukan kita mengkontestualkan, berdialog inklusif dan transformatif dalam kehidupan sehari-hari.

               Selama Novena Pentakosta, kita mohon penerangan Roh Kudus agar kita mampu menyadari kembali tugas perutusan kita di bumi Kalimantan Selatan ini.

Senin, 11 Mei 2015

Roh Kudus Sang Penolong

YESUS memanggil kita semua untuk menjadi saksiNya ke manapun kita melangkah dan di manapun kita berada. Sebagai saksiNya, kita harus menghadirkan kembali Yesus dalam setiap pikiran, perkataan dan perbuatan kita, melalui peran kita masing-masing dalam kehidupan sehari-hari.
Yesus mengingatkan bahwa kita akan mengalami konflik, diskriminasi, perseteruan maupun godaan karena dunia membenci terang kebenaranNya. Namun jangan gentar dan cemas, Ia mengutus Roh Kudus yang akan menuntun kita di kala tersesat, menghibur kita di kala duka dan menguatkan kita di kala lemah agar kita mampu untuk tetap setia dan bertahan menjadi mitra kerjaNya.
Mari sambut kehadiran Roh Kudus. BersamaNya kita akan mampu berdiri kokoh untuk mewartakan karya kasih Allah di sepanjang hidup kita.

Sabda Hidup: Senin, 11 Mei 2015

Bacaan: Kis. 16:11-15; Mzm. 149:1-2,3-4,5-6a,9b; Yoh. 15:26 – 16:4a.
BcO 1Yoh. 2:1-11

Bacaan Injil Yoh. 15:26 – 16:4a.
26 Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku. 27 Tetapi kamu juga harus bersaksi, karena kamu dari semula bersama-sama dengan Aku.”
1 “Semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya kamu jangan kecewa dan menolak Aku. 2 Kamu akan dikucilkan, bahkan akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka bahwa ia berbuat bakti bagi Allah. 3 Mereka akan berbuat demikian, karena mereka tidak mengenal baik Bapa maupun Aku. 4 Tetapi semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya apabila datang saatnya kamu ingat, bahwa Aku telah mengatakannya kepadamu.” (16-4b) “Hal ini tidak Kukatakan kepadamu dari semula, karena selama ini Aku masih bersama-sama dengan kamu,

Renungan:

Kemana Yesus Pergi?

Empat puluh hari setelah Yesus menderita sengsara dan wafat, Ia membuktikan dengan banyak tanda bahwa Ia telah bangkit dari antara orang mati. Ia menampakkan diri kepada  para rasul-Nya dan berbicara kepada mereka tentang Kerajaan Allah.

Ketika masih bersama mereka, Ia berkata: “Jangan meninggalkan Yerusalem. Tunggulah di sini hingga Bapa menganugerahkan Roh Kudus kepadamu, seperti yang telah Aku katakan sebelumnya bahwa Bapa telah menjanjikannya. Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus.”

Setelah Yesus berkata demikian dan sementara mereka memandang-Nya, Ia terangkat ke langit.

Pertanyaan yang banyak dilontarkan kepada saya ialah: “Ke mana Yesus pergi?” Apakah Ia masih melayang-layang di angkasa, mungkin telah melewati planet Yupiter atau bahkan mungkin telah melewati sistem perbintangan Alpha Centauri?

Kebangkitan Berarti Kehidupan yang Mulia

Dalam Syahadat Para Rasul kita mendaraskan, “Aku percaya akan kebangkitan badan”. Saya tidak pernah sungguh mengerti apa itu artinya. Apakah kita akan memiliki tubuh yang sama? Mohon penjelasan.
~ seorang pembaca di Burke

Pertanyaan ini segera membawa saya kepada kenangan ketika saya masih di SMP Washington Irving dan seorang teman menunjukkan kepada saya sebuah majalah rohani dari gerejanya yang menggambarkan akhir dunia dan kebangkitan orang mati. Dalam bentuk “buku komik”, majalah tersebut melukiskan orang-orang keluar dari kubur dan makam - sekurangnya, suatu gambar yang cukup mengerikan, khususnya dari sudut pandang seorang siswa sekolah menengah. Seturut berjalannya waktu dan berkembangnya pemahaman teologis saya, sekarang saya lebih berharap bahwa jika saya bangkit dari mati, Tuhan membuat sedikit perbaikan atau penyempurnaan terhadap tubuh saya ini sebelum saya melewatkan sepanjang kekekalan hidup saya dengan tubuh ini.

BERITA GEREJA 09 & 10 MEI 2015 Hari Minggu Paskah VI

I. Pesta Santo–Santa Minggu ini:

II. Misa Harian dalam pekan ini seperti biasa 06:00 AM
Hari Senin, 17:30PM Misa dan Devosi Keluarga Kudus

Petugas Misa Minggu yang akan datang:

Hari Sabtu 16 Mei 17:30 PM
Koor, Kolekter & Persembahan: Komunitas Yoseph & Yohanes
Organis : Sdr Rudi
Lektor: Ibu Tantri W. & Sdri. Theresia Maya I.B.
Pemazmur: Aveline Maristela G. Abu
Putra-Putri Altar: Reza Aditya JS, Michael Immanuel H, Erna Cindy M, Angelina Meysa P.

Hari Minggu, 17 Mei 08:00 AM
Koor, Kolekter & Persembahan: WKRI Banjarbaru
Organis : Bpk. Riwi
Lektor: Bpk & Ibu Hugo T.N.
Pemazmur: Ibu Shelly Uli AS.
Putra-Putri Altar: Antonius Tiro, Fidelia Vincentius, Angelina Anggi, Maria Christania

III. Sakramen Perkawinan
Akan saling menerimakan Sakramen Pernikahan Menurut Tata Cara Gereja Katolik
1.      Pasangan Patrisius Agustinus Reba putra dari Bpk Sertasius reki dan Ibu Veronika Vero dengan Elisabeth Ayu Marissa Putri Ratna Mangali putri dari Bpk Dewa Putu Setiawan dan Ibu Lin Sulastri Indah. Pengumuman ini merupakan pengumuman kedua.
Barang siapa mengetahui adanya halangan atas perkawinan ini mohon memberitahukan kepada Pastor Paroki.

IV. Pengumuman Tambahan
1.      Adik-adik anggota Misdinar Diharapkan hadir latihan di gereja setiap hari Minggu jam 16:00PM
2.      Baptisan bayi di laksanakan pada hari Minggu ke-3 bulan Mei 2015 dan untuk mengisi formulir dapat menghubungi Sekretariat  Paroki Bunda Maria Banjarbaru.

3.      Hari Jumat Misa Keluarga jam 17:30P bagi seluruh umat Paroki Bunda Maria Banjarbaru. Bagi anggota komunitas ME angkatan 1 s/d 48 setelah Misa Keluarga akan diadakan renuel bertempat di Gedung Serbaguna.

Susunan Tim ARDAS Keuskupan Banjarmasin di Paroki Bunda Maria Banjarbaru Periode Tahun 2015 – 2019 ditetapkan di Banjarbaru pada Tanggal 23 April 2015

Penanggung Jawab: Pastor Gregorius Syamsuddin, MSF (Pastor Paroki Bunda Marian Banjarbaru)
Ketua: Dr. Hugo Taruk Nani
Wakil Ketua: Petrus B. Kolin
Sekretaris: Linawati
Bendahara: Maria Jusni Hutabarat