Sabtu, 20 Juni 2015

IBADAT/TATA PERAYAAN PERKAWINAN KATOLIK

Dalam menyelenggarakan Sakramen Perkawinan, pasangan harus sudah siap mengingkatkan diri bersatu dalam nama Allah. Diharapkan kesungguhan kedua mempelai, saksi dan semua yang terlibat dalamnya termasuk kru kamera untuk menghormati dan mengikuti jalannya sakramen perkawinan dengan khusuk.
Semua upacara sakramen perkawinan yang dilakukan di Gereja Bunda Maria Banjarbaru harus mengikuti aturan yang dibuat Gereja Katolik Bunda Maria. Aturan diminta kepada sekretariat Dewan Paroki.

Di bawah ini teks pokok Ibadat Perkawinan Katolik,
Sebelum menggarap teks pokok, calon pengantin hendaknya membaca petunjuk-petunjuk di bawah ini dengan seksama:
1.  Mengisi titik-titik sesuai dengan apa yang diminta di situ (nama-nama).
2.       Mengganti singkatan-singkatan:
o  “ML” hendaknya diganti dengan inisial nama mempelai laki-laki, cth: “Paulus”.
o  “MP” hendaknya diganti dengan inisial nama mempelai perempuan, mis: “Dias”.
o  “M” hendaknya diganti dengan inisial mempelai berdua, mis: "P&D" (= "Paulus dan Dias").
3.    Singkatan-singkatan “I”, “U” dan “L” adalah “I” = Imam; “U” = umat; “L” = lektor, dibiarkan begitu saja atau  ditulis kepanjangannya.


4.    Singkatan-singkatan berikut ini harus ditindaklanjuti dengan memastikan/menunjuk siapa orangnya, jangan sampai pada hari pernikahan baru menunjuk secara dadakan:
o  “WK” artinya “Wakil Keluarga”
o  “OT” artinya “Orang Tua”
o  “L” artinya “Lektor”
o  “S” artinya “Koor/ Penyanyi Solo”
5.     Memilih bacaan pertama, mazmur tanggapan, bait pengantar Injil dan bacaan Injil dari daftar yang ada. Lalu mengetikkan bacaan pertama (lengkap), mazmur tanggapan (syair saja, tanpa not), bait pengantar Injil (syair saja, tanpa not) dan bacaan Injil (lengkap) ke dalam teks perkawinannya. Waktu memilih bacaan pertama, mazmur tanggapan, bacaan kedua, bait pengantar Injil dan bacaan Injil bagi pasangan katolik, pakailah dengan pedoman berikut ini:
a.       Daftar pilihan bacaan, mazmur tanggapan dan bait pengantar Injil yang tersedia dalam teks ini hanyalah untuk pernikahan yang diselenggarakan di luar hari Minggu dan hari Sabtu.
b.       Pernikahan yang diselenggarakan pada hari Sabtu dan hari Minggu dalam Masa Natal atau Masa Biasa: hendaknya memakai bacaan, mazmur tanggapan dan bait pengantar Injil untuk hari Minggu ybs. Namun salah satu bacaan (disarankan bacaan kedua) dapat diambil dari daftar pilihan bacaan yang tersedia dibawah ini dalam teks.
6.       Menghubungi koor untuk memilih dan menentukan lagu. Pada file Daftar Lagu Perkawinan yang dapat membantu untuk memilih lagu.
7.       Petunjuk-petunjuk dalam teks ini yang ditulis miring dengan warna coklat hendaknya diikuti dengan seksama, namun petunjuk-petunjuk itu nantinya harus dihilangkan (dihapus) dari teks.Sedangkan petunjuk-petunjuk yang ditulis miring dengan warna hitam hendaknya dibiarkan tertulis pada tempatnya dan jangan diubah.
8.       Silakan men-setting (bentuk buku, font, cover, hiasan, gambar) sesuai dengan keinginan. Namun ISI hendaknya tetap seperti teks ini, maka hendaknya tidak menambah unsur-unsur lain dalam teks ini.


Ibadat/Tata Perayaan maupun Misa Perkawinan Katolik dibagi dalam 3 jenis,
Bagi anda calon pengantin silahkan ambil tata perayaan di bawah ini sesuai kriteria di atas

IBADAT/TATA PERAYAAN PERKAWINAN UNTUK PASANGAN MEMPELAI YANG SAMA-SAMA KATOLIK

RITUS PEMBUKA
Mempelai beserta orang tua, para saksi dan yang ditunjuk menjadi wakil keluarga berhimpun di depan pintu gereja.
L: Bapak, Ibu, Saudara-saudari yang terkasih dalam Tuhan kita Yesus Kristus, selamat ………. dan selamat datang di Gereja ………...
Adalah suatu anugerah yang indah pada saat ini di mana dua insan dipertemukan, didekatkan, dan akhirnya dipersatukan dalam suatu ikatan suci penikahan yang kudus. Bapak, Ibu, dan Saudara-saudari sekalian, saat ini pula kita menjadi bagian penting dalam kehidupan ………. dan ………., di mana kita akan menyaksikan saat terindah mereka yang akan dipersatukan Allah dalam ikatan hidup berkeluarga. Dan kita berharap mereka akan menghayati panggilan hidup ini dengan kebahagiaan dalam Yesus Kristus.
Bapak, Ibu, Saudara-saudari sekalian, mari kita berdiri menyambut kehadiran kedua mempelai.
Imam bersama para putra altar keluar dari sakristi, menyambut kedua mempelai di pintu gereja.

PENYAMBUTAN MEMPELAI
Imam memercikkan air suci kepada kedua mempelai dan rombongan, sambil berkata:
I: Semoga Allah memberi rahmat dan berkat, agar Saudara-saudari menghadap kepada-Nya dengan hati yang suci. Selamat datang, Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan. Kita berhimpun di sini untuk mengawali perayaan perkawinan ........ dan ........ Gereja menyambut Saudara-saudari dan ikut bergembira dalam perayaan kasih ini.
WK: Romo ....... yang terhormat, seluruh keluarga ....... dan ......... hendak mengantar ....... dan ...... memasuki hidup perkawinan. Kami mohon agar perkawinan mereka dikukuhkan dan diberkati sesuai dengan ajaran dan tata cara perayaan Gereja Katolik.
I: Semoga Tuhan berkenan akan kehendak dan harapan kita semua. Marilah kita bersama-sama menuju ke depan altar Tuhan.

PERARAKAN
berurutan misdinar, Imam, kedua mempelai, orang tua, saksi dan kerabat berarak menuju depan altar. Sambil berjalan imam memerciki semua yang hadir di dalam gereja dengan air suci. Kemudian masing-masing menuju tempat yang telah disediakan. Mempelai laki-laki duduk di sebelah kiri mempelai perempuan. Perarakan ini diiringi lagu pembuka.

PEMBUKAAN
Umat Berdiri
TANDA SALIB
I: Dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus
U: Amin
SALAM
I: Rahmat Tuhan kita Yesus Kristus, cinta kasih Allah, dan persekutuan Roh Kudus besertamu
U: Dan sertamu juga
KATA PEMBUKA
I: Saudara-saudari sekalian. Hari ini kedua mempelai datang ke sini dengan permohonan agar cinta kasih mereka dikuduskan oleh Tuhan di hadapan Saudara-saudari. Pengudusan cinta kasih ini bagi kedua mempelai merupakan sakramen, yaitu tanda kehadiran Tuhan di tengah keluarga yang akan mereka bangun bersama. Ini berarti pula bahwa Tuhan berkenan mendampingi keluarga mereka siang dan malam, sepanjang hidup mereka. Allah telah menguduskan ikatan suami-isteri dan mengangkat perjanjian nikah menjadi lambang persatuan Kristus dan Gereja. Maka marilah kita mempersiapkan diri agar layak merayakan misteri perkawinan yang suci dan agung ini.
Sapaan kepada para hadirin yang bukan Katolik (seandainya ada):Saudara-saudari yang tidak beragama Katolik, kami ucapkan terima kasih atas kehadiran Anda dalam perayaan ini. Perkawinan ini akan dilaksanakan menurut tata cara Gereja Katolik. Kami juga memohon dukungan doa Anda selama perayaan suci ini.
TUHAN KASIHANILAH
MADAH KEMULIAAN
DOA PEMBUKA
Umat berdiri
I: Marilah kita berdoa
(hening) Allah, Pencipta yang penuh kasih, Engkau telah menuntun kedua mempelai ini dalam perjalanan untuk saling mengasihi. Kukuhkanlah cinta dan keinginan luhur mereka yang melandasi ikrar untuk saling mengikatkan diri di hadapan-Mu. Limpahkanlah rahmat-Mu atas mereka. Buatlah mereka pantas dan kudus, agar mampu menjadi tanda kehadiran-Mu yang nyata. Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa.
U: Amin.

LITURGI SABDA
Daftar pilihan bacaan, mazmur tanggapan dan bait pengantar Injil yang tersedia ini hanya dipakai untuk pernikahan yang diselenggarakan di luar hari Minggu dan hari Sabtu sebelum jam 12.00.
Pernikahan yang diselenggarakan pada hari Sabtu (setelah jam 12.00) dan hari Minggu dalam Masa Natal atau Masa Biasa, hendaknya memakai bacaan, mazmur tanggapan dan bait pengantar Injil hari Minggu ybs.
Namun salah satu bacaan (disarankan bacaan kedua) dapat diambil dari daftar bacaan yang tersedia ini.

BACAAN PERTAMA
Daftar pilihan bacaan pertama:
Kej 1:26-28, 31a
Tob 7:6-14
Ams 31:10-13, 19-20, 30-31
Kej 2:18-24
Yer 31:31-32a, 33-34a
Tob 8:4b-8
Kej 24:48-51, 58-67
Sir 26:1-4, 16-21
Kid 2:8-10, 14,16a, 8:6-7a








Umat duduk
L: Bacaan dari ...... (bacaan pertama yg dipilih) .......Demikianlah sabda Tuhan
U: Syukur kepada Allah

MAZMUR TANGGAPAN
Mazmur Tanggapan hendaknya tidak diganti dengan lagu lain. Pilihan mazmur tanggapan dapat diperoleh di Daftar Lagu Perkawinan.

BACAAN KEDUA
Daftar pilihan bacaan kedua:
Rm 12:1-2, 9-13
1Ptr 3: 1-9
Ibr 13:1-4a, 5-6b
1Yoh 4:7-12
1Kor 6:13c-15a, 17-20
Ef 5:2a, 21-33
1Kor 12:31 – 13:8a
Why 19:1, 5-9a (khusus untuk masa Paskah)

L: Bacaan dari ....... (bacaan kedua yang dipilih) ......... Demikianlah sabda Tuhan
U: Syukur kepada Allah

BAIT PENGANTAR INJIL
Pilihan bait pengantar Injil:
o   Semoga Tuhan yang menjadikan langit dan bumi memberkati engkau dari Sion. (Mzm 134: 3)
o   Semua orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal Allah. (1Yoh 4: 7b)
o   Allah adalah Kasih; marilah kita saling mengasihi seperti Allah telah mengasihi kita. (1Yoh 4: 8b dan 11)
o   Jika kita saling mengasihi, Allah tinggal tinggal dalam kita dan cinta kasihNya menjadi sempurna dalam diri kita. (1Yoh 4: 12)
o   Barangsiapa tinggal dalam kasih, ia tinggal dalam Allah dan Allah tinggal dalam dia. (1Yoh 4: 16)
o   Allah adalah kasih, hendaklah kita juga saling mengasihi, seperti Allah telah mengasihi kita. (1Yoh 4: 16b, 12, 11)

Umat berdiri
Di luar masa Prapaskah:
S: Alleluya
U: Alleluya
S: ........ (bait pengantar injil yg dipilih) .......
U: Alleluya
Pada masa Prapaskah:
S: Terpujilah Kristus, Tuhan, raja mulia dan kekal.
U: Terpujilah Kristus, Tuhan, raja mulia dan kekal.
S: ........ (bait pengantar injil yg dipilih) ......
U: Terpujilah Kristus, Tuhan, raja mulia dan kekal.

BACAAN INJIL
Daftar pilihan bacaan Injil:
Mat 5:1-12a
Mrk 10:6-9
Mat 5:13-16
Yoh 2:1-11
Mat 7:21, 24-29
Yoh 15:9-12
Mat 19: 3-6
Yoh 15:12-16
Mat 22:35-40
Yoh 17:20-26

Umat berdiri
I: Tuhan sertamu
U: Dan sertamu juga
I: Inilah Injil Yesus Kristus menurut .......
U: Dimuliakanlah Tuhan
I: …. (bacaan injil yang dipilih) ...... Demikianlah Injil Tuhan.
U: Terpujilah Kristus

HOMILI
Umat duduk

PERAYAAN PERKAWINAN
Kedua mempelai berdiri dan didampingi oleh dua saksi perkawinan yang berdiri di sebelah kanan dan kiri kedua mempelai.
Kedua saksi maju mendampingi mempelai
PENGANTAR
I: Mempelai yang berbahagia, kalian datang di tempat ini untuk menerima berkat Tuhan, karena kalian berniat untuk saling mengikat diri dalam hidup perkawinan. Para pelayan Gereja dan saudara-saudari seiman hadir juga di sini untuk menyaksikan peristiwa penuh rahmat ini. Kristus memberikan berkat melimpah bagi cinta kalian sebagai suami-istri. Ia telah menguduskan kalian dalam pembaptisan dan kini Ia memperkaya serta memperkuat kalian dengan Sakramen Perkawinan ini. Semoga kalian saling mempercayai dan melaksanakan kewajiban-kewajiban hidup perkawinan. Kini saya minta kalian menyatakan niat itu di hadapan Gereja.

PERNYATAAN MEMPELAI
I: ..... dan ....., sungguhkah kalian dengan hati bebas dan tulus ikhlas hendak meresmikan perkawinan ini?
M: Ya, sungguh.
I: Selama menjalani perkawinan nanti, bersediakah kalian untuk saling mengasihi dan saling menghormati sepanjang hidup?
M: Ya, saya bersedia.
I: Bersediakah kalian dengan penuh kasih sayang menerima anak-anak yang dianugerahkan Allah kepada kalian, dan mendidik mereka sesuai dengan hukum Kristus dan Gereja-Nya?
M: Ya, saya bersedia.

KESEPAKATAN PERKAWINAN
Pilih salah satu dari dua cara di bawah ini:
Cara A : 
masing-masing mempelai mengucapkan sendiri janjinya secara utuh
I: Untuk mengikrarkan perkawinan kudus ini, silakan kalian saling berjabatan tangan kanan dan menyatakan kesepakatan kalian di hadapan Allah dan Gereja-Nya.
Kedua mempelai saling berhadapan, berjabat tangan kanan, dan bergantian mengucapkan janji masing-masing, dimulai oleh mempelai laki-laki.
ML: Saya, ..…, memilih engkau, ....., menjadi isteri saya. Saya berjanji untuk setia mengabdikan diri kepadamu dalam untung dan malang, di waktu sehat dan sakit. Saya mau mengasihi dan menghormati engkau sepanjang hidup saya.
MP: Saya, ..…, memilih engkau, ....., menjadi suami saya. Saya berjanji untuk setia mengabdikan diri kepadamu dalam untung dan malang, di waktu sehat dan sakit. Saya mau mengasihi dan menghormati engkau sepanjang hidup saya.
Cara B : 
janji dalam bentuk tanya jawab, janji ini diprioritaskan bagi pasangan yang lafal pengcucapannya kurang sempurna
I: Kini tibalah saatnya pernyataan janji perkawinan. Saya persilakan Anda berdua saling berjabat tangan kanan, dan secara bergantian menjawab pertanyaan saya.
Kedua mempelai saling berhadapan, berjabat tangan kanan, dan bergantian menjawab pertanyaan Imam, dimulai oleh mempelai laki-laki.
I: ......, maukah Anda menerima ....., menjadi istrimu dan berjanji setia mengabdikan diri kepadanya dalam untung dan malang, di waktu sehat dan sakit, serta mau mengasihi dan menghormati dia sepanjang hidupmu?
ML: Ya, saya mau.
I: ......, maukah Anda menerima ....., menjadi suamimu dan berjanji setia mengabdikan diri kepadanya dalam untung dan malang, di waktu sehat dan sakit, serta mau mengasihi dan menghormati dia sepanjang hidupmu?
MP: Ya, saya mau.

PENERIMAAN KESEPAKATAN PERKAWINAN
I: Atas nama Gereja Allah, di hadapan para saksi dan umat Allah yang hadir di sini, saya menegaskan bahwa perkawinan yang telah diresmikan ini adalah perkawinan Katolik yang sah. Semoga bagi kalian berdua Sakramen ini menjadi sumber kekuatan dan kebahagiaan. Yang dipersatukan Allah, janganlah diceraikan manusia.
U: Amin.
I: Marilah memuji Tuhan.
U: Syukur kepada Allah.
Kedua saksi kembali ke tempat duduk semula

RITUS PELENGKAP PERKAWINAN
Bagian-bagian dalam ritus ini TIDAK PERLU diiringi nyanyian, cukup instrumental saja kecuali bagian Mohon Restu
PEMBERKATAN DAN PENGENAAN CINCIN
I: Semoga Tuhan memberkati † kedua cincin ini, yang akan kalian kenakan satu sama lain sebagai tanda cinta dan kesetiaan.
Imam memerciki kedua cincin dengan air suci. Kemudian mempersilakan mempelai untuk secara bergantian mengambil cincin pasangannya dan mengenakan cincin itu kepada pasangannya.
ML: ....., terimalah cincin ini, tanda cintaku dan kesetiaanku. Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus.
MP: ......, terimalah cincin ini, tanda cintaku dan kesetiaanku. Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus.
Atau:
I: Ya Tuhan, berkatilah † dan kuduskanlah hamba-hamba-Mu dalam cinta kasih mereka. Semoga kedua cincin ini menjadi tanda kesetiaan bagi mereka dan mengingatkan mereka untuk saling mengasihi.
Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U: Amin.
Imam dapat memerciki cincin-cincin dengan air suci. Lalu menyerahkan cincin kepada mempelai laki2 bergantian kepada pempelai perempuan.
I: .... (nama mempelai laki-laki), kenakanlah cincin ini pada jari manis istrimu sebagai lambang cinta dan kesetiaan.
Mempelai laki-laki mengenakan cincin pada jari manis mempelai wanita
ML: .... (nama mempelai perempuan) Terimalah cincin ini sebagai lambang cintaku dan kesetiaanku kepadamu. Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus.
Imam menyerahkan cincin mempelai laki-laki kepada mempelai wanita.
I: .... (nama mempelai perempuan), Kenakanlah cincin ini pada jari manis suamimu sebagai lambang cinta dan kesetiaan.
Mempelai perempuan mengenakan cincin pada jari manis mempelai laki-laki
MP: ..... (nama mempelai laki-laki) terimalah cincin ini sebagai lambang cintaku dan kesetiaanku kepadamu. Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus.

PEMBUKAAN KERUDUNG
Mempelai laki-laki membuka kerudung mempelai perempuan, dan bersamaan dengan itu Imam berkata:
I: Semoga kalian berdua selalu saling memandang dengan wajah penuh cinta. Semoga ikatan cinta kasih kalian berdua yang diresmikan dalam perayaan ini menjadi sumber kebahagiaan sejati.
MOHON RESTU
I: ....... dan ......, sekarang saya persilakan kalian berdua memohon restu kedua orang tuamu bagi perjalanan hidup yang sudah kalian awali ini.
Kedua mempelai menghadap orang tua mereka. Setelah itu kedua mempelai kembali ke tempat duduk dan bertukar tempat.

PENYERAHAN KITAB SUCI, SALIB DAN ROSARIO
Imam memberkati Kitab Suci, salib dan rosario.
I: Ya Allah, berkatilah kitab suci ini (†), agar dapat dipergunakan oleh keluarga baru ini sebagai sumber pengharapan dan penghiburan serta kekuatan yang mampu membangkitkan semangat cinta kasih sejati. Berkatilah salib ini (†), agar menjadi tanda kehadiran-Mu di tengah keluarga ini dan memberikan dorongan untuk selalu siap berkorban demi kebahagiaan pasangannya. Berkatilah pula Rosario ini (†), agar menjadi tanda perlindungan Bunda Maria bagi keluarga baru ini.
U: Amin
Kemudian orang tua kedua mempelai menyerahkannya kepada kedua mempelai.
OT: Anak-anak yang terkasih, terimalah Kitab Suci, salib dan rosario ini sebagai bekal perjalanan hidup perkawinan, baik dalam suka maupun duka. Pergunakanlah semua ini dengan semestinya. Tuhan akan selalu mendampingi langkah kalian. Doa kami pun selalu menyertai kalian.
M: Terima kasih.

SYAHADAT , DOA UMAT
Umat berdiri
Dalam pernikahan pada hari Minggu atau pada hari yang setingkat dengan Hari Raya, diucapkan Syahadat.
DOA UMAT
I: Saudara-saudari terkasih, Tuhan telah berkenan menyempurnakan dan menguduskan cinta ..... dan ....., maka sambil mengenangkan anugerah kebaikan dan cinta istimewa yang telah mereka terima, marilah kita menyerahkan mereka kepada Tuhan melalui doa-doa ini.
L: Semoga ..... dan ..... yang baru saja dipersatukan dalam perkawinan suci, selalu dikaruniai kesehatan jiwa dan raga. Marilah kita mohon…….
U: Ya Tuhan, dengarkanlah doa kami.
L: Semoga Tuhan, yang memberkati perkawinan di Kana melalui kehadiran-Nya, senantiasa juga menjaga pasangan ini agar selalu setia pada janji perkawinan mereka. Marilah kita mohon……..:
U: Ya Tuhan, dengarkanlah doa kami.
L: Semoga cinta mereka akan berbuah dan menjadi sempurna. Semoga mereka dapat saling mendukung dalam damai dan saling membantu, serta, sebagai orang Kristiani, mereka menjadi saksi Injil. Marilah kita mohon:…..
U: Ya Tuhan, dengarkanlah doa kami.
L: Semoga umat Allah tumbuh dari hari ke hari dalam keutamaan dan semoga semua orang yang berbeban berat mendapat kekuatan dalam rahmat suci Allah. Marilah kita mohon…..:
U: Ya Tuhan, dengarkanlah doa kami.
L: Semoga rahmat Sakramen Perkawinan dari semua pasangan suami-istri yang hadir di sini diperbaharui oleh Roh Kudus. Marilah kita mohon…..:
U: Ya Tuhan, dengarkanlah doa kami.
I: Ya Tuhan, utuslah Roh cinta-Mu atas pasangan yang berbahagia ini, agar mereka menjadi sehati dan sejiwa. Jangan biarkan sesuatu mengganggu kebahagiaan mereka, karena Engkaulah yang telah memberkati mereka. Jangan biarkan pula mereka terpisah, karena Engkaulah yang telah mempersatukan mereka. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U: Amin.

LITURGI EKARISTI
PERARAKAN PERSEMBAHAN
Kedua mempelai mengantar sendiri roti dan anggur dan para kerabat mereka menyertai dengan membawa bahan-bahan persembahan lainnya.
DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN
I: Ya Tuhan, terimalah kurban yang kami persembahkan untuk perjanjian perkawinan yang suci ini. Engkaulah yang memungkinkan pelaksanaannya. Semoga Engkau juga yang mengatur kelangsungannya dengan bijaksana. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U: Amin.
DOA SYUKUR AGUNG II
Umat berdiri
I: Tuhan sertamu
U: Dan sertamu juga
I: Marilah mengarahkan hati kita kepada Tuhan
U: Sudah kami arahkan
I: Marilah bersyukur kepada Tuhan Allah kita
U: Sudah layak dan sepantasnya
I: Sungguh layak dan benar, pantas dan menyelamatkan, bahwa kami selalu dan di mana pun bersyukur kepada-Mu, Tuhan, Bapa yang kudus, Allah yang mahakuasa dan kekal. Engkau menjalin janji perkawinan dengan tali kerukunan yang lembut dan dengan ikatan damai yang tak terputuskan, agar kesuburan yang murni dari pasangan-pasangan suci menambah jumlah anak-anak angkat-Mu. Sebab, oleh penyelenggaraan dan kasih karunia-Mu, ya Tuhan, secara mengagumkan Engkau mengatur agar keturunan yang dilahirkan untuk memenuhi bumi menambah jumlah anggota Gereja oleh kelahiran kembali dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Dengan pengantaraan-Nya, bersama para malaikat dan semua orang kudus, kami menyanyikan madah pujian bagi-Mu dengan tak henti-hentinya bernyanyi/berseru:
U: Kudus, kudus, kuduslah Tuhan …
Umat berlutut 
Semua kamera di non aktifkan
I: Sungguh kuduslah Engkau, ya Bapa, sumber kekudusan. Maka kami mohon: Kuduskanlah persembahan ini dengan pencurahan Roh-Mu, agar bagi kami menjadi Tubuh dan (†) Darah Putra-Mu terkasih Tuhan kami, Yesus Kristus.
I: Ketika akan diserahkan untuk menanggung sengsara dengan rela, Yesus mengambil roti, mengucap syukur kepada-Mu, lalu memecah-mecah roti itu dan memberikannya kepada murid-murid-Nya, seraya berkata: Terimalah dan makanlah. Inilah tubuhKu yang diserahkan bagimu.
Demikian pula, sesudah perjamuan, Yesus mengambil piala. Sekali lagi Ia mengucap syukur kepada-Mu, lalu memberikan piala itu kepada murid-murid-Nya, seraya berkata : Terimalah dan minumlah. Inilah piala darahKu, darah perjanjian baru dan kekal, yang ditumpahkan bagimu dan bagi semua orang demi pengampunan dosa. Lakukanlah ini untuk mengenangkan Daku.
I: Agunglah misteri iman kita
U: Tuhan, Engkau telah wafat. Tuhan, sekarang Kau hidup. Engkau Sang Juruselamat. Datanglah, ya Yesus Tuhan.
I: Sambil mengenangkan wafat dan kebangkitan Kristus, kami mempersembahkan kepada-Mu, ya Bapa, roti kehidupan dan piala keselamatan. Kami bersyukur, sebab kami Engkau anggap layak menghadap Engkau dan berbakti kepada-Mu. Kami mohon, agar kami yang menerima tubuh dan darah Kristus dihimpun menjadi satu umat oleh Roh Kudus.
Bapa, perhatikanlah Gereja-Mu yang tersebar di seluruh bumi. Sempurnakanlah umat-Mu, dalam cinta kasih, dalam persatuan dengan Paus kami Fransiskus dan Uskup kami Ignatius Suharyo, serta para imam, diakon, dan semua pelayan sabda-Mu.
Ingatlah, ya Tuhan, akan hamba-hamba-Mu, ......... dan ........ ini, yang telah Engkau antar sampai pada hari perkawinan ini. Semoga dengan bantuan rahmat-Mu mereka saling mencintai dan hidup rukun.
Ingatlah pula akan saudara-saudari kami, kaum beriman, yang telah meninggal dengan harapan akan bangkit, dan akan semua orang yang telah berpulang dalam kerahiman-Mu. Terimalah mereka dalam cahaya wajah-Mu.
Kasihanilah kami semua agar kami Engkau terima dalam kebahagiaan abadi bersama Santa Maria, Perawan dan Bunda Allah, bersama para rasul dan semua orang kudus dari masa ke masa yang hidupnya berkenan di hati-Mu. Semoga kami pun Engkau perkenankan turut serta memuji dan memuliakan Dikau, dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu.
I: Dengan pengantaraan Kristus, bersama Dia dan dalam Dia, bagi-Mu, Allah Bapa yang mahakuasa, dalam persekutuan dengan Roh Kudus, segala hormat dan kemuliaan sepanjang segala masa.
U: Amin.
Umat berdiri
Kamera dapat diaktifkan kembali
I: Atas petunjuk Penyelamat kita dan menurut ajaran ilahi, maka beranilah kita berdoa :
DOA BAPA KAMI

BERKAT UNTUK MEMPELAI
Umat berdiri dan Mempelai berlutut
I: Saudara-saudari terkasih, marilah kita berdoa dengan rendah hati agar Tuhan berkenan melimpahkan anugerah berkat-Nya atas hamba-hamba-Nya ini yang sudah menikah dalam Kristus; dan yang sudah diikat-Nya dengan janji suci (dengan Sakramen Tubuh dan Darah Kristus) serta dibuat-Nya sehati sejiwa dalam satu kasih.
(hening)
I: Ya Allah, dengan kuat kuasa-Mu, Engkau telah menciptakan segala sesuatu dari ketiadaan. Setelah mengatur awal mula alam semesta dan menciptakan manusia menurut citra-Mu, Engkau pun menetapkan bagi laki-laki seorang perempuan sebagai penolong yang tak terpisahkan. Mereka bukan lagi dua melainkan satu daging, dan Engkau mengajarkan bahwa yang sudah dipersatukan tidak pernah boleh diceraikan.
Ya Allah, Engkau telah menguduskan ikatan perkawinan dengan misteri yang begitu luhur, sehingga dalam janji perkawinan Engkau memperlambangkan sakramen hubungan Kristus dengan Gereja.
Ya Allah, di dalam Engkau perempuan bersatu dengan laki-laki, dan komunitas insani yang pertama, yaitu keluarga, dianugerahi dengan berkat yang tidak bisa ditiadakan oleh apa pun: tidak oleh kutukan dosa asal, tidak pula oleh hukuman air bah.
Pandanglah dengan rela hamba-hamba-Mu ini, yang setelah menjalin persekutuan perkawinan, mereka tetap mengharapkan berkat dan perlindungan-Mu. Curahkanlah anugerah Roh Kudus ke atas mereka agar mereka tetap setia dalam ikatan perkawinan karena kasih-Mu yang dituangkan ke dalam hati mereka.
Penuhilah hati hamba-Mu, ..........., mempelai perempuan ini, dengan rahmat cinta dan damai. Semoga ia mengikuti teladan hidup perempuan-perempuan kudus yang dipuji di dalam Kitab Suci.
Semoga hati suaminya ………….tertambat padanya dan dia diterima sebagai teman hidup yang setara. Semoga ia mendampinginya dengan rasa hormat yang pantas dan senantiasa mencintainya, dengan kasih Kristus sendiri, yang mencintai Gereja-Nya.
Maka kami mohon kepada-Mu, ya Tuhan, semoga hamba-hamba-Mu ini tetap tinggal dalam ikatan iman dan pelaksanaan hukum-Mu.
Semoga mereka yang sudah dipersatukan sebagai suami-isteri menjadi orang-orang terpandang karena kesempurnaan peri hidup mereka.
Semoga mereka yang telah diteguhkan oleh Injil menjadi saksi Kristus yang baik di hadapan semua orang. (Semoga mereka mendapat keturunan, menjadi orang tua yang patut dicontoh karena kebajikan, dan boleh melihat cucu-cicit mereka.)
Akhirnya, semoga mereka mencapai usia lanjut, dan masuk ke dalam kehidupan para kudus di dalam kerajaan surga. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U: Amin.
SALAM DAMAI
I: Damai Tuhan bersamamu.
U: Dan bersama rohmu.
PEMECAHAN ROTI
Umat berlutut
Imam memecah-mecahkan hosti kudus. Umat mengiringinya dengan mengucapkan/menyanyikan “Anak Domba Allah”.

KOMUNI
Kedua mempelai, orang tua, saudara kandung mereka dan para saksi (yang boleh menerima komuni adalah mereka yang sudah dibaptis katolik dan menerima sakramen komuni pertama) sebaiknya menerima komuni dalam dua rupa (anggur dan roti).
Namun mempelai, dan juga umat, TIDAK DIIZINKAN mengambil sendiri, saling memberikan, ataupun saling menyuapkan hosti kudus dan piala.
DOA SESUDAH KOMUNI
Umat berdiri
I: Marilah kita berdoa (hening)
Ya Tuhan, kami telah mengambil bagian pada meja perjamuan-Mu. Kami mohon, semoga mereka yang telah dipersatukan dengan Sakramen Perkawinan senantiasa berpaut pada-Mu, dan memaklumkan nama-Mu kepada semua orang. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U: Amin.

RITUS PENUTUP
PENGUMUMAN
Umat duduk
Ucapan terima kasih dari wakil kedua keluarga mempelai
BERKAT MERIAH
Umat berdiri
I: Saudara-saudari, marilah kita mengakhiri perayaan ini dengan memohon berkat Tuhan. (hening)
I: Semoga Allah Bapa yang kekal memelihara kalian dalam cinta kasih dan kerukunan, supaya damai Kristus senantiasa tinggal dalam diri dan dalam rumah kalian.
U: Amin
I: Semoga kalian diberkati dengan keturunan, memperoleh penghiburan dari para sahabat dan kenalan, dan hidup dalam damai sejati dengan semua orang.
I: Amin
I: Semoga kalian menjadi saksi kasih Allah dalam dunia, dan berhati dermawan bagi mereka yang menderita dan berkekurangan, agar kelak mereka menyambut kalian dengan penuh terima kasih ke dalam kediaman Allah yang kekal.
U: Amin
I: Dan semoga Saudara sekalian yang hadir di sini diberkati oleh Allah yang maha kuasa: (†) Bapa dan Putra dan Roh Kudus.
U: Amin.
PENGUTUSAN
I: Saudara-saudari terkasih, dengan ini perayaan Ekaristi dan Perkawinan ...... dan ...... sudah selesai.
U: Syukur kepada Allah
I: Marilah pergi dan memberi kesaksian tentang kebaikan Tuhan.
U: Amin

BERDOA KEPADA BUNDA MARIA
Mempelai menuju ke depan patung Bunda Maria, didampingi imam, orang tua dan para saksi. Kedua mempelai berdoa bersama.
ML: Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda kami yang tercinta, hari ini hari yang sangat membahagiakan kami berdua. Kami telah berjanji untuk saling setia dan kami mau menempuh perjalanan hidup selanjutnya bersama-sama sebagai suami istri. Pada saat yang sungguh berarti ini kami memohon juga doa restumu, ya Bunda kami.
MP: Santa Maria, doakanlah kami, agar cinta kami tahan uji dalam segala suka dan duka hidup perkawinan. Semoga kami dapat membentuk rumah tangga yang sejahtera dan membangun keluarga yang bahagia. Ya Bunda yang baik hati, doakanlah kami pada Putra-Mu, Tuhan kami, Yesus Kristus.
Doa “Salam Maria”
Atau (pada masa Natal)

DOA KEPADA KELUARGA KUDUS NAZARET
Kedua mempelai bersama-sama:
Santo Yusuf dan Santa Maria, engkaulah pasangan hidup yang setia dan saling mengasihi. Karena keberanian dan kerelaanmu telah lahir ke dunia ini Putra-Mu, Yesus Kristus, Tuhan kami. Bersama Yesus itulah keluargamu kenal dan menjadi teladan hidup rumah tangga kami. Ya Yesus, Maria dan Yusuf, dampingilah selalu kami berdua yang baru saja meneguhkan cinta kami dalam hidup perkawinan. Sinarilah kami dengan teladan keluarga kudusmu dan bimbinglah kami ke jalan damai sejahtera. Semoga Allah Bapa menjadikan kami keluarga yang suci. Terpujilah Engkau, ya Yesus, cahaya mulia dari Allah Bapa. Terpujilah engkau, ya Maria, bunda dan perawan murni. Terpujilah engkau, ya Yusuf, ayah pengasuh yang setia. Terpujilah nama Yesus, Maria, dan Yusuf, untuk selama-lamanya. Amin.

PENANDATANGANAN BERKAS PERKAWINAN
Kedua mempelai, para saksi dan imam menandatangani berkas-berkas perkawinan pada meja yang khusus disediakan di hadapan umat, namun bukan pada meja altar.
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

TATA PERAYAAN PERKAWINAN UNTUK MEMPELAI KATOLIK DENGAN MEMPELAI KATEKUMEN ATAU TIDAK DIBAPTIS
RITUS PEMBUKA
Umat duduk
Mempelai beserta orang tua, para saksi dan yang ditunjuk menjadi wakil keluarga berhimpun di depan pintu gereja.
L: Bapak, Ibu, Saudara-saudari yang terkasih dalam Tuhan kita Yesus Kristus, selamat ………. dan selamat datang di Gereja ………... Adalah suatu anugerah yang indah pada saat ini di mana dua insan dipertemukan, didekatkan, dan akhirnya dipersatukan dalam suatu ikatan suci penikahan yang kudus. Bapak, Ibu, dan Saudara-saudari sekalian, saat ini pula kita menjadi bagian penting dalam kehidupan ………. dan ………., di mana kita akan menyaksikan saat terindah mereka yang akan dipersatukan Allah dalam ikatan hidup berkeluarga. Dan kita berharap mereka akan menghayati panggilan hidup ini dengan kebahagiaan dalam Yesus Kristus.
Bapak, Ibu, Saudara-saudari sekalian, mari kita berdiri menyambut kehadiran kedua mempelai.
Umat berdiri
Imam bersama para putra altar keluar dari sakristi, menyambut kedua mempelai di pintu gereja.

PENYAMBUTAN MEMPELAI
Imam memercikkan air suci kepada kedua mempelai dan rombongan, sambil berkata:
I: Semoga Allah memberi rahmat dan berkat, agar Saudara-saudari menghadap kepadaNya dengan hati yang suci.
I: Selamat datang, Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan. Kita berhimpun di sini untuk mengawali perayaan perkawinan ........ dan ........ Gereja menyambut Saudara-saudari dan ikut bergembira dalam perayaan kasih ini.
WK: Romo ....... yang terhormat, seluruh keluarga ....... dan ......... hendak mengantar ....... dan ...... memasuki hidup perkawinan. Kami mohon agar perkawinan mereka dikukuhkan dan diberkati sesuai dengan ajaran dan tata cara perayaan Gereja Katolik.
I: Semoga Tuhan berkenan akan kehendak dan harapan kita semua. Marilah kita bersama-sama menuju ke depan altar Tuhan.
PERARAKAN
Umat berdiri
Secara berurutan misdinar, Imam, kedua mempelai, orang tua, saksi dan kerabat berarak menuju depan altar. Sambil berjalan imam memerciki semua yang hadir di dalam gereja dengan air suci. Kemudian masing-masing menuju tempat yang telah disediakan. Mempelai laki-laki duduk di sebelah kiri mempelai perempuan. Perarakan ini diiringi lagu pembuka.

PEMBUKAAN
TANDA SALIB
I : Dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus
U: Amin
SALAM
I: Rahmat Tuhan kita Yesus Kristus, cinta kasih Allah, dan persekutuan Roh Kudus besertamu
U: Dan sertamu juga
KATA PEMBUKA
I: Saudara ..... dan saudari ....., bersama dengan orang tua, sanak saudara, para sahabat kalian semua, Gereja ikut bergembira dan menerima kalian berdua dengan senang hati, pada saat penuh arti dalam hidupmu. Allah adalah sumber kasih dan kesetiaan bagi orang beriman sebab Allah adalah Sang Kasih itu sendiri. Oleh karena itu, dengarkanlah SabdaNya dengan penuh perhatian. Semoga Ia mengulurkan tangan dari surga dan menjaga kalian berdua, serta menganugerahi dan memenuhi semua permohonan seperti yang kalian harapkan.

LITURGI SABDA
Umat duduk
BACAAN PERTAMA
Daftar pilihan bacaan pertama:
 Kej 1:26-28, 31a
 Rm 12:1-2, 9-13 
 Kej 2:18-24 
 1Kor 6:13c-15a, 17-20
 Kej 24:48-51,58-67
 1Kor 12:31 – 13:8a
 Tob 7:6-14
 Ef 5:2a,21-33
 Tob 8:4b-8
 Ibr 13:1-4a, 5-6b
 Ams 31:10-13,19-20, 30-31
 1Ptr 3: 1-9
 Kid 2:8-10, 14, 16a; 8:6-7a 
 1Yoh 4:7-12 
 Sir 26:1-4,16-21
 Why 19:1, 5-9a (khusus masa Paskah)
 Yer 31:31-32a, 33-34a

L: Bacaan dari ....... (bacaan pertama yg dipilih) ...... Demikianlah sabda Tuhan.
U: Syukur kepada Allah
MAZMUR TANGGAPAN
Mazmur Tanggapan hendaknya tidak diganti dengan lagu lain. Pilihan mazmur tanggapan dapat diperoleh di Daftar Lagu Perkawinan.
Umat berdiri
BAIT PENGANTAR INJIL
Daftar pilihan bait pengantar Injil:
·        Semoga Tuhan yang menjadikan langit dan bumi memberkati engkau dari Sion. (Mzm 134: 3)
·        Semua orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal Allah. (1Yoh 4: 7b)
·        Allah adalah Kasih; marilah kita saling mengasihi seperti Allah telah mengasihi kita. (1Yoh 4: 8b dan 11)
·        Jika kita saling mengasihi, Allah tinggal tinggal dalam kita dan cinta kasihNya menjadi sempurna dalam diri kita. (1Yoh 4: 12)
·        Barangsiapa tinggal dalam kasih, ia tinggal dalam Allah dan Allah tinggal dalam dia. (1Yoh 4: 16)
·        Allah adalah kasih, hendaklah kita juga saling mengasihi, seperti Allah telah mengasihi kita. (1Yoh 4: 16b, 12, 11)
Diluar masa Prapaskah:
S: Alleluya
U: Alleluya
S: ..... (bait pengantar injil yg dipilih) .......
U: Alleluya
Pada masa Prapaskah:
S: Terpujilah Kristus, Tuhan, raja mulia dan kekal.
U: Terpujilah Kristus, Tuhan, raja mulia dan kekal.
S: ..... (bait pengantar injil yg dipilih) .......
U: Terpujilah Kristus, Tuhan, raja mulia dan kekal.
INJIL
Daftar pilihan bacaan Injil:
Mat 5:1-12a Mrk 10:6-9
Mat 5:13-16 Yoh 2:1-11
Mat 7:21, 24-29 Yoh 15:9-12
Mat 19: 3-6 Yoh 15:12-16
Mat 22:35-40 Yoh 17:20-26

I: Tuhan sertamu
U: Dan sertamu juga
I: Inilah Injil Yesus Kristus menurut .............
U: Dimuliakanlah Tuhan
I: ........ (bacaan injil yg dipilih) …….. Demikianlah Injil Tuhan.
U: Terpujilah Kristus
Umat duduk
HOMILI

PERAYAAN PERKAWINAN
MOHON RESTU
I: ....... dan ......, sebelum perayaan perkawinan Gereja kita laksanakan, saya persilakan kalian berdua terlebih dahulu menghadap kedua orang tua kalian untuk mohon restu bagi perjalanan hidup yang hendak kalian awali ini.
Kedua mempelai menghadap orang tua mereka. Sementara itu dapat diiringi nyanyian yang sesuai. Setelah itu kedua mempelai kembali ke tempat duduk.
Kedua mempelai berdiri dan didampingi oleh dua saksi perkawinan yang berdiri di sebelah kanan dan kiri kedua mempelai.
PENGANTAR
I: Mempelai yang berbahagia, kalian datang di tempat ini karena berniat untuk saling mengikat diri dalam hidup perkawinan yang akan diteguhkan dengan meterai suci. Di hadapan pelayan Gereja dan umat beriman, semoga cinta kalian berdua diperkaya dengan berkat Tuhan, demi kesetiaan abadi satu sama lain. Semoga cinta kalian diperteguh demi tugas dan kewajiban selanjutnya. Kini saya minta kalian menyatakan niat itu di hadapan Gereja.
PERNYATAAN MEMPELAI
I: ..... dan ....., sungguhkah kalian dengan hati bebas dan tulus ikhlas hendak meresmikan perkawinan ini?
M: Ya, sungguh.
I: Selama menjalani perkawinan nanti, bersediakah kalian untuk saling mengasihi dan saling menghormati sepanjang hidup?
M: Ya, saya bersedia.
I: Bersediakah kalian dengan penuh kasih sayang menerima anak-anak yang dianugerahkan Allah kepada kalian, dan mendidik mereka sesuai dengan hukum Kristus dan GerejaNya?
M: Ya , saya bersedia.
KESEPAKATAN PERKAWINAN
Pilih salah satu dari dua cara di bawah ini:
Cara A : masing-masing mempelai mengucapkan sendiri janjinya secara utuh
I: Untuk mengikrarkan perkawinan kudus ini, silakan kalian saling berjabatan tangan kanan dan menyatakan kesepakatan kalian di hadapan Allah dan GerejaNya.
Kedua mempelai saling berhadapan, berjabat tangan kanan, dan bergantian mengucapkan janji masing-masing, dimulai oleh mempelai laki-laki.
ML: Saya ..…, memilih engkau ....., menjadi isteri saya. Saya berjanji untuk setia mengabdikan diri kepadamu dalam untung dan malang, di waktu sehat dan sakit. Saya mau mengasihi dan menghormati engkau sepanjang hidup saya.
MP: Saya ..…, memilih engkau ....., menjadi suami saya. Saya berjanji untuk setia mengabdikan diri kepadamu dalam untung dan malang, di waktu sehat dan sakit. Saya mau mengasihi dan menghormati engkau sepanjang hidup saya.
Cara B : janji dalam bentuk tanya jawab
I: Kini tibalah saatnya pernyataan janji perkawinan. Saya persilakan Anda berdua saling berjabat tangan kanan, dan secara bergantian menjawab pertanyaan saya.
Kedua mempelai saling berhadapan, berjabat tangan kanan, dan bergantian menjawab pertanyaan Imam, dimulai oleh mempelai laki-laki.
I: ......, maukah Anda menerima ....., menjadi istrimu dan berjanji setia mengabdikan diri kepadanya dalam untung dan malang, di waktu sehat dan sakit, serta mau mengasihi dan menghormati dia sepanjang hidupmu?
ML: Ya, saya mau.
I: ......, maukah Anda menerima ....., menjadi suamimu dan berjanji setia mengabdikan diri kepadanya dalam untung dan malang, di waktu sehat dan sakit, serta mau mengasihi dan menghormati dia sepanjang hidupmu?
MP: Ya, saya mau.
PENERIMAAN KESEPAKATAN PERKAWINAN
I: Semoga Tuhan memperteguh janji yang kalian nyatakan di hadapan Gereja dan berkenan melimpahkan berkatNya kepada kalian berdua. Yang telah dipersatukan Allah, janganlah diceraikan manusia.
U: Amin.
I: Marilah memuji Tuhan.
U: Syukur kepada Allah.
Umat duduk

RITUS  PELENGKAP
Bagian-bagian dalam ritus ini TIDAK PERLU diiringi nyanyian
PEMBERKATAN DAN PENGENAAN CINCIN
I:Semoga Tuhan memberkati † kedua cincin ini, yang akan kalian kenakan satu sama lain sebagai tanda cinta dan kesetiaan.
Imam memerciki kedua cincin dengan air suci. Kemudian mempersilakan mempelai untuk secara bergantian mengambil cincin pasangannya dan mengenakan cincin itu kepada pasangannya.
ML: ......, terimalah cincin ini, tanda cintaku dan kesetiaanku.
jika mempelai laki-laki Katolik, ia sendiri menambahkan ucapan Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus.
MP: ......, terimalah cincin ini, tanda cintaku dan kesetiaanku.
jika mempelai perempuan Katolik, ia sendiri menambahkan ucapan Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus.

PEMBUKAAN KERUDUNG
Setelah pengenaan cincin, mempelai laki-laki membuka kerudung mempelai perempuan.
I:Semoga kalian berdua selalu saling memandang dengan wajah penuh cinta. Semoga ikatan cinta kasih kalian berdua yang diresmikan dalam perayaan ini menjadi sumber kebahagiaan sejati.

PENYERAHAN KITAB SUCI, SALIB DAN ROSARIO
Imam memberkati Kitab Suci, salib dan rosario.
I:Ya Allah, berkatilah kitab suci ini (†), agar dapat dipergunakan oleh keluarga baru ini sebagai sumber pengharapan dan penghiburan serta kekuatan yang mampu membangkitkan semangat cinta kasih sejati. Berkatilah salib ini (†), agar menjadi tanda kehadiranMu di tengah keluarga ini dan memberikan dorongan untuk selalu siap berkorban demi kebahagiaan pasangannya. Berkatilah pula Rosario ini (†), agar menjadi tanda perlindungan Bunda Maria bagi keluarga baru ini.
U: Amin
Kemudian orang tua kedua mempelai menyerahkan barang-barang tersebut kepada kedua mempelai.
OT: Anak-anak yang terkasih, terimalah Kitab Suci, salib dan rosario ini sebagai bekal perjalanan hidup perkawinan, baik dalam suka maupun duka. Pergunakanlah semua ini dengan semestinya. Tuhan akan selalu mendampingi langkah kalian. Doa kami pun selalu menyertai kalian.
M: Terima kasih.

DOA UMAT
Umat berdiri
I:Saudara-saudari terkasih, Tuhan telah berkenan menyempurnakan dan menguduskan cinta ..... dan ....., maka sambil mengenangkan anugerah kebaikan dan cinta istimewa yang telah mereka terima, marilah kita menyerahkan mereka kepada Tuhan melalui doa-doa ini.
L: Semoga ..... dan ..... yang baru saja dipersatukan dalam perkawinan suci, selalu dikaruniai kesehatan jiwa dan raga. Marilah kita mohon.
U: Ya Tuhan, dengarkanlah doa kami.
L: Semoga Tuhan, yang memberkati perkawinan di Kana melalui kehadiranNya, senantiasa juga menjaga pasangan ini agar selalu setia pada janji perkawinan mereka. Marilah kita mohon:
U: Ya Tuhan, dengarkanlah doa kami.
L: Semoga cinta mereka akan berbuah dan menjadi sempurna. Semoga mereka dapat saling mendukung dalam damai dan saling membantu, serta, sebagai orang Kristiani, mereka menjadi saksi Injil. Marilah kita mohon:
U: Ya Tuhan, dengarkanlah doa kami.
L: Semoga umat Allah tumbuh dari hari ke hari dalam keutamaan dan semoga semua orang yang berbeban berat mendapat kekuatan dalam rahmat suci Allah. Marilah kita mohon:
U: Ya Tuhan, dengarkanlah doa kami.
L: Semoga rahmat Sakramen Perkawinan dari semua pasangan suami-istri yang hadir di sini diperbaharui oleh Roh Kudus. Marilah kita mohon:
U: Ya Tuhan, dengarkanlah doa kami.
I: Ya Tuhan, utuslah Roh cintaMu atas pasangan yang berbahagia ini, agar mereka menjadi sehati dan sejiwa. Jangan biarkan sesuatu mengganggu kebahagiaan mereka, karena Engkaulah yang telah memberkati mereka. Jangan biarkan pula mereka terpisah, karena Engkaulah yang telah mempersatukan mereka. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U: Amin.
I: Marilah kita berseru kepada Allah Bapa, yang menghendaki putra-putriNya sehati sejiwa dalam cinta, dengan doa dari keluarga Allah, yang telah diajarkan oleh Tuhan Yesus Kristus kepada kita.
Doa BAPA KAMI

BERKAT UNTUK MEMPELAI
Umat berlutut – Mempelai berdiri
I: Saudara-saudari terkasih, marilah kita berdoa dengan rendah hati supaya Tuhan berkenan mencurahkan berkat dan rahmatNya atas kedua mempelai ini yang telah menikah dalam Kristus. Mereka sudah dipersatukan dalam ikatan perjanjian suci. Semoga mereka bersatu padu dalam cinta kasih
(hening)
I: Bapa yang kudus, Pencipta alam semesta, Engkau telah menciptakan laki-laki dan perempuan menurut citraMu, dan Engkau berkehendak memberkati kesatuan mereka. Dengan rendah hati kami mohon bagi putra-putriMu ini, yang hari ini saling mempersatukan diri dengan ikatan janji perkawinan.
Curahkanlah berkatMu yang melimpah ke atas kedua mempelai ini, ....... dan pendamping hidupnya, ......... Dan nyalakanlah hati mereka dengan kekuatan Roh KudusMu, supaya dengan saling menghayati kurnia cinta kasih, mereka menjadi teladan kesempurnaan hidup dan menjadi orang tua yang kuat dalam kebajikan-kebajikan.
Semoga mereka memuji Engkau dalam kegembiraan, dan mencari Engkau dalam penderitaan. Semoga mereka bergembira karena penghiburanMu dalam kesusahan, dan karena bantuanMu di saat mereka perlukan. Semoga mereka selalu hidup dalam kesejahteraan dan kedamaian, dan mencapai kebahagiaan dalam kerajaanMu, bersama semua sanak saudara dan sahabat yang hadir di sini. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U: Amin.

RITUS PENUTUP
Umat berdiri
BERKAT DAN PENGUTUSAN 
I: Saudara-saudari, marilah kita mengakhiri perayaan ini dengan memohon berkat Tuhan.
(hening)
I: Semoga Allah yang mahakuasa memberkati Anda semua: (†) Bapa  dan Putra dan Roh Kudus.
U: Amin.
I: Dengan ini pemberkatan perkawinan sudah selesai. Marilah kita mewartakan kebaikan Tuhan.
U: Syukur kepada Allah.
Umat duduk

PENANDATANGANAN BERKAS PERKAWINAN
Kedua mempelai, para saksi dan imam menandatangani berkas-berkas perkawinan pada meja yang khusus disediakan di hadapan umat, namun bukan pada meja altar.
TATA PERAYAAN PERKAWINAN DALAM PERAYAAN SABDA UNTUK MEMPELAI KATOLIK DENGAN MEMPELAI KRISTEN


Tidak ada komentar: